Senin, 27 September 2010

Sony Walkman S750 PMP Yang Ultra Slim

Sony menambah anggota baru keluarga Walkman yang dimilikinya yaitu Sony Walkman S750 ultra ramping baru yang hanya berukuran tebal 7.2mm . Menggunakan casing aluminium, S750 ini memiliki tampilan metalik. Memiliki fitur Digital Noise Cancelling, Clear Bass, Clear Stereo dan teknologi DSEE dan dilengkapi dengan headphone EX di-telinga vertikal, untuk memberikan kualitas suara yang luar biasa. Akan dipasarkan di bulan Oktober, ada dua model yang tersedia, NWZ-S755 16GB dan 8GB NWZ-S754.

Walkman S750 mendukung MP3, WMA, AAC, PCM / WAC, AAC audio serta AVC (H.264/AVC) Baseline Profile, MPEG-4 dan file video WMV. MP3 Player ini memiliki layar QVGA LCD 2-inci dan memiliki radio FM dan perekam suara. Pemutar Walkman baru ini juga menawarkan teknologi SensMe yang menganalisis perpustakaan musik Anda, secara otomatis menciptakan serangkaian 10 saluran bertema; Lyrics Sync, Karaoke Mode, dan Mode Belajar Bahasa.
Sony S750 mendukung output TV melalui A opsional / kabel output V, memungkinkan pengguna untuk menikmati video pada layar dengan cerah resolusi 480 x 720px. Baterai built-in b menawarkan hingga 50 jam pemutaran musik dan 10 jam pemutaran video. Sony Walkman S750 beratnya hanya 55g dan datang dalam warna Hitam, Putih, Biru, Light Pink, dan Gold.

( di kutip dari http://www.beritateknologi.com/sony-walkman-s750-pmp-yang-ultra-slim/ )

Sony Ericsson Berencana Membuat Ponsel Gaming mirip PSP Go dengan Android 3.0 Gingerbread

Ini adalah rumor yang pernah terdengar sebelumnya yaitu Sony Ericsson merencanakan ponsel gaming yang mirip Sony PSP dan tepatnya desain mirip PSP Go. Rencana Sony ini tentu menarik karena saat ini belum ada perangkat gaming canggih yang juga bisa digunakan untuk telepon.

Kita tentu sudah mengetahui kemampuan Sony PSP untuk game dan memainkan multimedia, nah kalau digabung dengan kemampuan untuk komunikasi serta sistem operasi canggih bagaimana? Tentu keren bukan? Nah rencananya Sony akan menggunakan sistem operasi Android 3.0 Gingerbread dan bukan 2.1 (Eclair).

Ilustrasi desain Ponsel PSP Gaming dari Engadget

Anda mungkin akan mendapati sebuah ponsel slider, dengan layar sentuh (berukuran antara 3,7 dan 4,1-inci) dan mampu geser ke luar kontrol panel untuk permainan. Alih-alih kontrol analog, perangkat akan memiliki touchpad sempit panjang. Perangkat akan menggunakan prosesor Snapdragon CPU 1GHz dan juga dilengkapi kamera 5-megapiksel. menurut Engadget perangkat ponsel game ini akan menggunakan merek PlayStation juga.

Nanti akan ada kategori Android Market khusus unguk game perangkat ini dan mungkin game-game PSP 3D yang keren seperti God of War, Call of Duty: Modern Warfare, dan LittleBigPlanet akan hadir.

Jika itu benar, itu merupakan perubahan nyata dalam sikap dari Sony Ericsson. Tahun lalu, perusahaan ini menyatakan tidak akan ada ponsel PSP.

Yah untuk pastinya kita nantikan perkembangan selanjutnya.

( dikutip dari http://www.beritateknologi.com/sony-ericsson-berencana-membuat-ponsel-gaming-mirip-psp-go-dengan-android-3-0-gingerbread/ )

Minggu, 01 Agustus 2010

Ponsel LG Berbentuk Jam Tangan Di Eropa Didistribusikan oleh Orange

ponsel-jam-tangan-lg

Orange, operator telekomunikasi di Eropa telah mengumumkan pada Mobile World Congress akan menjadi distributor pertama dan satu-satunya untuk ponsel berbentuk jam tangan di Eropa dari LG.

Walau harga resmi belum dirilis, rumor harga ponsel jam tangan ini kira-kira 1.500 USD..

Ponsel LGD GD910 ini memiliki layar 1.5 inch dan 3G serta headset Bluetooth.

( dikutip dari http://www.beritateknologi.com/ponsel-lg-berbentuk-jam-tangan-di-eropa-didistribusikan-oleh-orange/ )

Rabu, 28 Juli 2010

Prestasi Mahasiswa Jawa Barat

TAHUN 2007 bisa dikatakan sebagai tahun prestasi mahasiswa Jawa Barat. Dari sejumlah kompetisi ilmu pengetahuan, beberapa mahasiswa asal Bandung menorehkan catatan gemilang.

Sebut saja pada ajang yang digelar PT Microsoft Indonesia 2 Juli 200, tim Aksara ITB mampu bersaing dan terpilih sebagai pemenang dalam kategori desain perangkat lunak. Tim Aksara ITB terdiri dari Budiono, Riza Ramadhan, Mohamad Octamanullah, dan Desi Hadiati. Mentor mereka adalah Riza Satria Perdana, S.T., M.T. Mereka adalah mahasiswa program studi Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tim Aksara menawarkan perangkat lunak, yang mampu mengatasi persoalan buta huruf di dunia. Latar belakang ide mereka, karena kondisi buta huruf di dunia hampir 870 juta orang. Di negara berkembang, angka buta huruf 15 juta orang. Di Indonesia, mengacu data dari Departemen Pendidikan Nasional, angka tidak bisa baca-tulis sekitar delapan persen dari 200 juta penduduk.

Sementara, pada ajang Kontes Robot Cerdas Indonesia, 15 Mei lalu, di Universitas Indonesia, mahasiswa Bandung menggebrak dominasi Surabaya. Dalam ajang ini, tim Robot BRATASENA (Politeknik Negeri Bandung/Polban), Bladewing (ITB), dan PENSA Mobile (PENS Surabaya) tampil menjadi yang terbaik, masing-masing dalam divisi senior kategori robot beroda, robot berkaki, dan robot expert. Dalam kategori expert, posisi terbaik kedua, tim dari Politeknik Negeri Bandung (Polban) Ciwaruga pun berjaya, dengan robot andalannya Raptor.

( dikutip dari http://klipingut.wordpress.com dengan sedikit perubahan )